Top Ads

Baturiti, Tabanan — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Kecamatan Baturiti melaksanakan kegiatan bertajuk “Kegiatan Bersih Dihulu: Merawat Pertiwi Menjaga Kesucian Sumber Air” pada tanggal 2 Agustus 2024. Aksi kebersihan ini melibatkan unsur Forkopimcam, masyarakat, dan pelaku usaha di sekitar Danau Beratan, dengan total peserta mencapai sekitar 300 orang.


Aksi kebersihan ini diselenggarakan pada 2 Agustus 2024 di sekitar Danau Beratan, sebuah kawasan yang tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata tetapi juga sebagai sumber mata air penting bagi wilayah sekitarnya. Kegiatan pembersihan difokuskan pada tiga zona, yaitu bagian utara, barat, dan selatan danau. Zona utara berpusat di area parkir Pura Pucak Sangkur, Desa Candikuning; zona barat di DTW Ulun Danu Beratan; dan zona selatan di kawasan Bedugul, Desa Batunya.


Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Baturiti dengan partisipasi dari unsur Forkopimcam, masyarakat setempat, dan pelaku usaha. Sekitar 300 peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk melaksanakan pembersihan di masing-masing zona yang telah ditentukan. Selain membersihkan daratan, beberapa peserta juga melakukan aksi pembersihan sampah plastik di danau menggunakan sampan, menyisir permukaan air untuk mengangkat sampah yang mengapung.

- Inline Ads -

Camat Baturiti menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru. “Kami ingin menjaga dan melestarikan sumber daya air yang ada di hulu, terutama di Danau Beratan, yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat di wilayah ini. Kegiatan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama untuk menjaga keindahan dan kelestarian alam,” ujar Camat Baturiti.


Beliau juga menekankan bahwa acara ini mendapat perhatian khusus dari Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, yang terus mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan hulu seperti Danau Beratan. “Bapak Bupati selalu mengingatkan kami di kecamatan untuk selalu berkolaborasi dengan seluruh pihak dan meminta agar kami selalu menjaga danau selaku mata air yang ada di hulu,” tambahnya.


Selama kegiatan berlangsung, peserta menyisir area yang telah ditentukan untuk membersihkan sampah plastik yang mengotori tepi danau. Di zona utara, pembersihan dimulai dari area parkir Pura Pucak Sangkur, di mana banyak ditemukan sampah plastik yang terbawa oleh angin dan aktivitas wisatawan. Zona barat, yang mencakup DTW Ulun Danu Beratan, menjadi fokus pembersihan sampah yang tersisa dari aktivitas wisata, sementara zona selatan di kawasan Bedugul, Desa Batunya, menyasar area yang sering menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.


Selain di daratan, peserta juga melakukan pembersihan di danau menggunakan sampan. Mereka berkeliling danau untuk mengumpulkan sampah plastik yang mengapung, mencegahnya mencemari lebih jauh dan mengganggu ekosistem danau.
Camat Baturiti menyatakan harapannya agar kegiatan ini bisa menjadi gerakan rutin yang dilaksanakan secara berkala. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi sebuah gerakan yang terus berlanjut. Dengan menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Beratan, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga masa depan generasi kita,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di daerah hulu yang menjadi sumber mata air bagi banyak wilayah di bawahnya. “Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kesucian dan kelestarian sumber daya air kita,” tutup Camat Baturiti.
Kegiatan Bersih Di huludi sekitar Danau Beratan adalah langkah nyata dalam upaya merawat alam dan menjaga sumber daya air yang menjadi penopang kehidupan. Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, acara ini tidak hanya berhasil membersihkan lingkungan tetapi juga menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian alam bagi seluruh masyarakat Tabanan. Harapan besar tertuju pada keberlanjutan kegiatan ini, sebagai bagian dari gerakan bersama menuju Tabanan yang lebih bersih dan lestari.

- Bottom Ads -