Denpasar (Tim Redaksi) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengintensifkan pelaksanaan operasi pasar untuk membantu mendorong daya beli masyarakat dalam mengantisipasi risiko inflasi terutama menjelang musim libur akhir tahun 2026.
“Kami melakukan penguatan pemantauan harga dan intensifikasi operasi pasar,” kata Kepala BI Bali Achris Sarwani, di Denpasar, Bali, Selasa.
Operasi pasar tidak hanya dilakukan di level provinsi, tapi juga oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota di Bali dengan menggandeng Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), distributor, dan pelaku usaha.
Operasi pasar dilakukan untuk komoditas pangan tertentu yang mengalami kendala distribusi, sehingga mempengaruhi harga.
Selain itu, juga pasar murah dilaksanakan dengan menjual sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Salah satunya dengan menghadirkan penjualan elpiji subsidi sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) di Bali sebesar Rp18.000 per tabung atau lebih rendah dibandingkan harga di tingkat pengecer, yaitu kisaran Rp22 ribu-Rp25 ribu.
Selain menghadirkan keterjangkauan harga, pihaknya juga memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.
Caranya, kata dia lagi, selain dengan pasar murah juga dengan memantau harga berkala, fasilitasi distribusi pangan, optimalisasi kerja sama antardaerah melalui Perumda Pangan, dan pemberian bantuan sarana prasarana kepada kelompok tani.
“Melalui berbagai langkah tersebut, inflasi Bali pada 2026 diprakirakan tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran nasional 1,5-3,5 persen,” ujarnya pula.
Bank sentral itu mencermati beberapa risiko yang perlu diperhatikan, antara lain berlanjutnya fenomena El Nino kuat hingga awal 2027 dan mundurnya awal musim hujan yang berpotensi menghambat pemulihan produksi serta pasokan pangan, khususnya komoditas tanaman pangan utamanya padi.
Selain itu, tingginya harga energi global di tengah berlanjutnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi meningkatkan biaya distribusi dan tekanan harga pada sejumlah komoditas.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















