Top Ads



Badung (Redaksi) – Pemkab Badung, Bali, melakukan berbagai pembangunan dan peningkatan infrastruktur di sejumlah titik wilayah Badung Selatan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

“Seperti pembangunan pedestrian di pantai kami melihat pengerjaannya sudah cukup bagus. Kuta ini harus kami jaga, karena Kuta merupakan ikon pariwisata Badung,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam keterangan pers di Mangupura, Senin.

- Inline Ads -

Selain penataan kawasan Kuta, sejumlah proyek fisik yang saat ini dijalankan di wilayah Badung Selatan di antaranya adalah pelebaran simpang jalan Imam Bonjol-Sunset Road, pembangunan rumah pompa di Bendung Gerak Tukad Mati Kuta,

Selain itu, Pemkab Badung juga melakukan proyek pelebaran simpang jalan Siligita dan pembangunan drainase di Jalan Dewi Sri Kuta untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Bupati Adi Arnawa mengatakan untuk penataan kawasan wisata secara bertahap akan dilakukan penataan di sebelah barat yang nantinya akan dilakukan pengaspalan dan tidak ada lagi tempat parkir.

“Nanti parkir kendaraan terfokus di area Bali Anggrek sehingga sepanjang jalan Pantai Kuta ini bersih. Setelah itu di tahun 2027 dilanjutkan lagi ke sebelah utara, yang berlanjut sampai ke Legian,” kata dia.

Ia menjelaskan pihaknya juga optimistis proyek pelebaran simpang Imam Bonjol dan Siligita dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara dan lalu lintas akan lebih lancar.

Pihaknya ingin akses belok kiri jalan terus bisa diperlebar. Namun, karena jalur tersebut berada di perbatasan Badung dan Denpasar pihaknya akan berkoordinasi dengan Walikota terkait dengan tapal batas, termasuk Pura Subak di sana.

“Saya melihat progresnya sudah cukup bagus, mudah-mudahan akhir tahun ini, bulan Desember sudah tuntas sehingga akses jalan dari Imam Bonjol Utara menuju Kuta itu akan semakin bagus dan lancar,” jelas dia.

Mendekati musim penghujan, Pemkab Badung juga memberikan atensi terhadap proyek pemasangan pompa untuk dapat mengatasi terjadinya banjir yang berpotensi di sejumlah titik khususnya di wilayah Kuta.

Bupati Adi Arnawa mengungkapkan proyek rumah pompa itu akan dipasang enam pompa yang mampu menarik air dengan kekuatan 30.000 liter per detik. Pengerjaan drainase juga dikebut untuk mengatasi banjir di Dewi Sri.

“Kalau itu sudah terpasang, mudah-mudahan minimal kalaupun ada hujan, airnya akan cepat surut. Saya lihat sudah ada progresnya, mudah-mudahan dalam waktu cepat akan datang pompanya untuk dipasang sekitar enam pompa,” ungkap dia.

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © Redaksi 2026

- Bottom Ads -