Top Ads

Tabanan – Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mengajak generasi muda untuk menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri apel dan roadshow sosialisasi Tim Kolaborasi Orkes Tabanan di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10). Kegiatan ini juga mendukung upaya percepatan penurunan stunting di lingkungan sekolah.

Tim Kolaborasi Orkes Tabanan melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK). Kegiatan tersebut dihadiri kepala sekolah beserta jajaran guru, pengurus organisasi terkait, serta para siswa.

Dalam sambutannya, Wabup Dirga yang juga menjabat sebagai ketua rangkaian organisasi tersebut menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Tabanan. Karena itu, para siswa diharapkan tidak hanya rajin belajar, tetapi juga menjaga kesehatan, membangun komitmen positif, menjauhi narkoba, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

- Inline Ads -

“Anak-anak sekalian adalah generasi penerus Tabanan. Masa depan daerah ini ada di tangan kalian. Karena itu, selain rajin belajar, kalian juga harus menjaga kesehatan, memiliki komitmen yang baik, menjauhi narkoba, dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.

Ia menjelaskan, setiap organisasi dalam Tim Kolaborasi Orkes Tabanan memiliki peran dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda. KPA berperan memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS sekaligus mencegah stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV. PPTI mendorong kesadaran tentang pencegahan dan pengobatan tuberkulosis (TBC) hingga tuntas, sedangkan PMI mengedukasi masyarakat mengenai kemanusiaan, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, dan semangat gotong royong. Sementara itu, BNK mengajak generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berani menolak ajakan yang dapat merusak masa depan.

Wabup Dirga juga mengingatkan siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika menghadapi persoalan, para siswa diharapkan tidak ragu meminta bantuan kepada guru maupun orang tua.

Terkait percepatan penurunan stunting, ia menekankan pentingnya mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, stunting tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan, tetapi juga pertumbuhan dan perkembangan anak yang dapat terdampak berbagai faktor, termasuk kekurangan gizi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, remaja perlu membiasakan pola hidup sehat, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, tidak melewatkan sarapan, rutin berolahraga, menjaga kebersihan, hingga memperhatikan kesehatan diri.

“Kalian perlu membiasakan makan makanan bergizi, tidak melewatkan sarapan, rutin berolahraga, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kesehatan diri. Kebiasaan sehat remaja akan menjadi bekal penting untuk masa depan anak dan cucu kalian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga mendorong pembentukan Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di sekolah-sekolah. Kelompok ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk belajar, berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, serta menjadi teladan positif bagi teman sebaya.

“KSPAN bukan sekadar organisasi, tetapi wadah bagi kalian untuk belajar dan berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, serta menjadi contoh positif bagi teman-teman sebaya. Saya berharap KSPAN benar-benar aktif, bukan hanya terbentuk di atas kertas, tetapi diisi dengan kegiatan yang menarik, edukatif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah,” harapnya.

Wabup Dirga turut mengajak kepala sekolah dan jajaran guru untuk mendukung keberlanjutan kegiatan edukasi kesehatan melalui sinergi bersama KPA, PPTI, PMI, dan BNK. Dengan demikian, materi yang disampaikan dapat lebih dekat dan mudah dipahami oleh para siswa.

Ia juga menitipkan tiga pesan utama kepada generasi muda, yakni menjaga diri dan masa depan, peduli terhadap teman, serta menjadi pelopor perubahan. “Mulailah dari diri sendiri, dari sekolah, dan dari keluarga. Tidak perlu menunggu menjadi orang besar untuk melakukan hal yang baik,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup Dirga berharap seluruh sekolah di Kabupaten Tabanan dapat menjadi lingkungan yang aman, bebas narkoba, dan peduli terhadap kesehatan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

- Bottom Ads -