Top Ads

Tabanan – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, di Kantor Bupati Tabanan, Jumat (23/10). Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama sister city, pemasaran produk unggulan daerah, serta peluang pengembangan sumber daya manusia melalui penempatan pekerja migran Indonesia secara resmi di Yunani.

Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, perangkat daerah terkait, Sekretaris Kedutaan Besar RI di Athena Alfan Attariq, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Denpasar, Mitra Training Center (MTC) Internasional, dan mitra usaha lainnya. Penjajakan ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi yang sesuai dengan potensi Kabupaten Tabanan dan kebutuhan kedua pihak.

Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan terbuka terhadap kerja sama internasional yang dapat memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tabanan memiliki beragam potensi pertanian, mulai dari beras merah organik, beras hitam, kopi robusta, salak, durian, manggis, kelapa, kakao, hingga komoditas hortikultura dari kawasan Bedugul.

- Inline Ads -

Potensi tersebut didukung oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang dipasarkan ke luar negeri. Menurut Sanjaya, kerja sama dengan Yunani diharapkan dapat membuka akses pasar sekaligus memperkuat hubungan antardaerah.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan mitra di Yunani. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk membangun hubungan yang lebih intensif, baik dalam bentuk sister city maupun kerja sama di bidang pertanian, perdagangan, dan pengembangan sumber daya manusia,” tegas Sanjaya.

Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi pertanian dan perluasan akses pasar dengan tetap menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian Tabanan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Tabanan sebagai salah satu lumbung pangan Bali.

Sebagai referensi dalam penjajakan kerja sama, Sanjaya mencontohkan hubungan sister city dengan Kota Toyama, Jepang, yang dapat menjadi bahan pembelajaran untuk mengembangkan kolaborasi serupa dengan Yunani. Selain sektor pertanian dan perdagangan, peluang di bidang perhotelan serta pariwisata juga dinilai dapat mendukung peningkatan keterampilan tenaga kerja asal Tabanan melalui mekanisme penempatan resmi dan perlindungan yang memadai.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, menyampaikan bahwa kunjungan langsung ke daerah penting untuk memahami potensi dan kebutuhan pemerintah daerah. Ia menyebutkan, Indonesia dan Yunani telah menjalin hubungan persahabatan selama sekitar 75 tahun yang masih dapat diperkuat melalui kerja sama ekonomi.

“Kami lebih suka turun langsung ke daerah untuk memahami apa yang dibutuhkan dan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, peluang kerja sama yang dikembangkan dapat lebih tepat sasaran. Dari Tabanan, kami melihat potensi produk pertanian, kerajinan, dan furnitur, serta peluang di bidang tenaga kerja, khususnya sektor hospitality,” ungkap Bebeb.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak dapat berlanjut pada pemetaan potensi serta perumusan bentuk kerja sama yang konkret. Penjajakan ini diharapkan dapat memperluas pasar produk unggulan daerah, membuka peluang kerja, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan tetap memperhatikan kepentingan serta perlindungan masyarakat.

- Bottom Ads -