Top Ads



Denpasar (Tim Redaksi) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali mengungkapkan geliat perekonomian di Pulau Dewata per Juli 2026 salah satunya ditopang konsumsi rumah tangga menjadi sinyal positif pertumbuhan tahun ini sejalan dengan meningkatnya indeks keyakinan konsumen.

“Ini seiring dengan semakin baiknya persepsi masyarakat terhadap kondisi perekonomian,” kata Kepala Perwakilan BI Bali Achris Sarwani di Denpasar, Bali, Kamis.

- Inline Ads -

Menurut dia, daya beli masyarakat masih terjaga di tengah perkembangan harga yang kondusif, sejalan dengan realisasi inflasi Bali pada Juli 2026 tetap rendah dan berada dalam rentang sasaran nasional yaitu sebesar 2,42 persen.

Kondisi tersebut didukung oleh terjaganya pasokan serta menurunnya harga sejumlah komoditas pangan strategis sehingga memperkuat persepsi positif masyarakat terhadap kemampuan konsumsi dan prospek ekonomi ke depan.

Bank sentral itu mencatat pada Juli 2026, indeks keyakinan konsumen (IKK) Bali berdasarkan hasil survei mengalami peningkatan menjadi sebesar 126,3 atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 121,5.

Ia menambahkan IKK Bali juga lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat sebesar 116,8 dan menjelaskan bahwa hasil indeks di atas 100 mencerminkan optimisme dari masyarakat.

BI Bali mencatat optimisme masyarakat tetap tinggi mencermati indeks ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan enam bulan yang lalu mencapai 132.

Kemudian indeks penghasilan saat ini dibandingkan enam bulan yang lalu juga tinggi mencapai 128,5, serta konsumsi barang tahan lama saat ini dibandingkan enam bulan yang lalu mencapai 106,5.

Sementara itu, indeks ekspektasi konsumen (IEK) juga mengalami peningkatan dari 123,7 pada Juni 2026 menjadi 130,3 pada Juli 2026 atau tumbuh sebesar 5,4 persen secara bulanan.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan II-2026 tumbuh 5,78 persen, atau lebih tinggi dibandingkan triwulan I-2026 sebesar 5,58 persen.

Pertumbuhan tersebut juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen, didukung peningkatan aktivitas konstruksi, perdagangan, pertanian, serta berlanjutnya aktivitas pariwisata pada periode libur sekolah dan rangkaian hari besar keagamaan.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -