Gianyar, Bali (Tim Redaksi) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, mengadakan pasar murah yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau untuk membantu menekan risiko inflasi.
“Kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok secara mudah dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Raka Suryadiputra di Gianyar, Bali, Rabu.
Pasar murah yang diadakan di area Food Court Alun Alun Kota Gianyar itu menjual beras, minyak goreng, telur ayam ras, gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram, buah-buahan untuk sarana upacara serta daging olahan.
Harga yang dijual lebih murah hingga 30 persen salah satunya harga elpiji subsidi tiga kilogram dijual Rp18 ribu per tabung sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan harga di tingkat pengecer bisa mencapai Rp23 ribu.
Ia menambahkan pasar murah juga merupakan langkah konkrit Pemkab Gianyar dalam mengantisipasi inflasi daerah, khususnya menjelang Hari Raya Saraswati yang jatuh pada Sabtu (31/10) dan Pagerwesi pada 4 November.
Adapun pasar murah itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permintaan Lurah Gianyar kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk membantu menekan inflasi.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami merencanakan kegiatan dimulai pukul 07.30 WITA, tetapi masyarakat sudah mengantre sejak pukul 06.30 WITA. Ini menunjukkan kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar dia.
Pemerintah daerah juga terus mendorong upaya pengendalian harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Pada September 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat inflasi di Bali menembus 3,79 persen, atau memberi sinyal untuk stabilisasi harga karena melampaui target inflasi yaitu 1,5-3,5 persen.
Untuk itu, melalui tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TPPED) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten/kota se-Bali serta bersama Bank Indonesia (BI) melakukan upaya pengendalian inflasi.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















