Top Ads

Tabanan – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, meninjau langsung tiga besar Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kabupaten Tabanan, Selasa (13/10). Penilaian berlangsung di Banjar Dinas Munduk Malang, Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, serta Banjar Dinas Tuakilang Belodan, Desa Denbatas, Kecamatan Tabanan, sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi penerapan Posyandu 6 SPM.

Dalam kegiatan tersebut, Bunda Rai didampingi jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, tim penilai, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Selemadeg Timur, Camat Tabanan, Ketua TP Posyandu kecamatan, serta perbekel setempat.

Di lokasi pertama, Banjar Dinas Munduk Malang, rombongan disambut yel-yel penuh semangat dari para kader. Bunda Rai menyempatkan diri menyapa balita, membeli hasil bumi yang dipasarkan masyarakat, serta meninjau inovasi bank sampah. Ia mengapresiasi upaya masyarakat mengolah sampah plastik secara mandiri sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

- Inline Ads -

Dalam arahannya, Bunda Rai menegaskan bahwa lomba tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan, membina, dan mengevaluasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM. Transformasi Posyandu memperluas cakupan pelayanan yang sebelumnya berfokus pada ibu dan anak menjadi enam bidang, yaitu kesehatan, pendidikan, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, pekerjaan umum, dan sosial.

“Yang terpenting bukan hanya lombanya, tetapi bagaimana Posyandu 6 SPM ini benar-benar diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Bunda Rai juga mendorong peningkatan kapasitas kader secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, agar mereka memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sosialisasi kepada masyarakat, menurutnya, perlu terus diperkuat sehingga Posyandu menjadi ruang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menyampaikan keluhan, kebutuhan, dan aspirasi terkait pelayanan dasar.

Ia turut mengapresiasi semangat para kader dan pemerintah desa dalam mengimplementasikan program tersebut. Berbagai inovasi juga diharapkan terus dikembangkan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan layanan Posyandu.

Penilaian kemudian berlanjut ke Posyandu 6 SPM Banjar Dinas Tuakilang Belodan, Desa Denbatas, Kecamatan Tabanan. Rombongan disambut dengan penampilan senam lansia dan yel-yel kreatif para kader. Dalam arahannya, Bunda Rai kembali menekankan bahwa lomba menjadi momentum untuk mengevaluasi penerapan Posyandu 6 SPM sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dasar agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya menindaklanjuti aspirasi warga, termasuk persoalan ketenteraman, perlindungan masyarakat, dan infrastruktur. Menurutnya, semakin banyak warga yang memanfaatkan Posyandu sebagai ruang penyampaian permasalahan akan membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

“Kita belajar bersama karena ini program baru. Melalui peningkatan kapasitas, sosialisasi, dan sinergi semua pihak, saya berharap kader semakin memahami tugasnya dan masyarakat semakin merasakan manfaat Posyandu 6 SPM,” ujarnya. Ia berharap penerapan Posyandu 6 SPM dapat semakin merata di seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Tabanan.

Monitoring dan evaluasi, lanjutnya, akan terus dilakukan secara berjenjang, disertai penguatan kapasitas kader dan pengembangan inovasi pelayanan. Melalui kolaborasi pemerintah daerah, kecamatan, desa, kader, dan masyarakat, Posyandu diharapkan berkembang menjadi wadah terpadu yang mendekatkan pelayanan dasar sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Perbekel Desa Gadungan, I Wayan Muliartana, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bunda Rai beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus membangun desa melalui penguatan pelayanan Posyandu.

“Kehadiran Ibu Ketua beserta jajaran menjadi semangat bagi masyarakat kami untuk membangun dari desa. Kami berharap kunjungan ini membawa dampak positif bagi pengembangan Posyandu dan pembangunan Desa Gadungan. Kami juga siap mengikuti lomba ini dengan penuh semangat,” ungkapnya.

- Bottom Ads -