Denpasar (Tim Redaksi) – Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyebutkan optimisme konsumen di Pulau Dewata pada Agustus 2026 ditopang oleh kelompok masyarakat dengan rata-rata pengeluaran atau belanja per bulan Rp3 juta hingga lebih dari Rp8 juta.
“Optimisme konsumen tetap terjaga terutama pada kelompok masyarakat dengan pengeluaran lebih dari Rp8 juta, Rp6-7 juta, dan Rp3-4 juta per bulan,” kata Kepala BI Bali Achris Sarwani di Denpasar, Selasa.
Hasil itu didapatkan dari survei indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Agustus 2026.
Survei tersebut juga mengindikasikan disparitas pada kelompok pengeluaran menengah misalnya segmen belanja Rp4-5 juta per bulan yang tidak disebutkan dalam hasil survei.
Kondisi itu sejalan dengan optimisme pada pekerja di sektor formal dengan indeks mencapai 128,3 yang lebih tinggi dibandingkan pekerja sektor informal dengan indeks 116,8.
Meski begitu, bank sentral mencermati masih ada optimisme yang terjaga didukung oleh membaiknya kinerja pariwisata dan tetap kuatnya aktivitas sektor jasa.
Adapun IKK di Bali pada Agustus sebesar 123,1 lebih tinggi dari rata-rata IKK nasional mencapai 118,5.
Di sisi lain, masyarakat tetap menunjukkan optimisme terhadap kondisi ekonomi ke depan seiring dengan masih kuatnya aktivitas sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa yang menjadi penggerak utama perekonomian Bali.
“Tetap terjaganya optimisme konsumen juga sejalan dengan berbagai indikator ekonomi Bali yang masih menunjukkan kinerja positif,” imbuh Achris.
Sementara itu, inflasi Bali pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,45 persen dan masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Meski begitu, capaian inflasi itu berada pada zona kuning karena mendekati batas atas target inflasi yakni 1,5 hingga 3,5 persen.
Untuk itu, pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk pengendalian inflasi, percepatan transaksi digital, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang inklusif dan berkelanjutan.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















